Murid
Santa Maria Salome
Pesta: 22 Oktober
Santa Maria Salome adalah salah seorang perempuan murid Yesus dalam Injil, yang diperingati Gereja setiap 22 Oktober. Injil Markus menyebut namanya dua kali: ia berdiri menyaksikan penyaliban Yesus dan ia termasuk perempuan yang datang ke makam pada pagi Paskah membawa rempah-rempah. Tradisi Gereja menyamakannya dengan ibu dari putra-putra Zebedeus yang tidak disebutkan namanya dalam Injil Matius, sehingga ia dikenal sebagai istri Zebedeus dan ibu dari dua rasul, Yakobus Tua dan Yohanes. Namanya, Salome, berasal dari kata shalom, yang berarti damai.
Ibu Putra-Putra Zebedeus
Penyamaan itu lahir dari perbandingan Injil. Markus 15:40 menyebut perempuan-perempuan di kaki salib sebagai “Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, dan Salome”. Matius 27:56 menyebut daftar yang sejajar sebagai “Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus”. Dari kesepadanan kedua daftar itu, tradisi menyimpulkan bahwa Salome adalah ibu anak-anak Zebedeus: istri nelayan Zebedeus dari Galilea dan ibu Yakobus Tua serta Yohanes, dua dari Dua Belas Rasul yang oleh Yesus dijuluki Boanerges, anak-anak guruh.
Sebagai ibu, ia mengikuti perjalanan Yesus bersama perempuan-perempuan Galilea yang melayani rombongan-Nya. Kedua putranya termasuk lingkaran terdalam para rasul: hadir pada transfigurasi dan di Getsemani. Ibunya menyaksikan semuanya dari dekat.
Permintaan Seorang Ibu
Injil Matius mencatat satu-satunya percakapannya dengan Yesus. “Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya” (Mat 20:20). Permintaannya ambisius: “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu” (Mat 20:21).
Jawaban Yesus mengubah permintaan itu menjadi nubuat: “Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” (Mat 20:22). Kedua bersaudara itu menjawab dapat, dan memang meminumnya: Yakobus menjadi rasul pertama yang gugur sebagai martir, dibunuh dengan pedang atas perintah Herodes sekitar tahun 44, dan Yohanes menanggung pengasingan demi iman. Ibu mereka meminta takhta; yang diterima putra-putranya adalah salib dan mahkota martir, dan di situlah kemuliaan mereka yang sebenarnya.
Di Kaki Salib dan di Makam Kosong
Ketika para murid laki-laki tercerai-berai, Salome tetap tinggal. Markus mencatatnya di antara perempuan yang “melihat dari jauh” penyaliban Yesus (Mrk 15:40), setia pada saat yang paling mengerikan.
Sesudah hari Sabat lewat, “Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus” (Mrk 16:1). Mereka adalah rombongan pertama yang tiba di makam pada pagi Paskah dan mendapati batu sudah terguling serta makam kosong. Perempuan yang menanggung duka di kaki salib menjadi saksi pertama kebangkitan. Sesudah peristiwa Paskah itu, Kitab Suci tidak mencatat lagi tentang dirinya.
Tradisi Sesudahnya: Tiga Maria dan Veroli
Tradisi abad pertengahan menghitung Maria Salome sebagai satu dari Tiga Maria dan membuat silsilah yang menyebutnya putri Santa Anna, sehingga menjadi saudara atau saudara tiri Bunda Maria. Silsilah itu adalah bangunan devosi abad pertengahan, bukan keterangan Injil, dan ditempatkan di sini sebagaimana adanya.
Tradisi lain, yang dicatat Acta Sanctorum dengan sebutan legenda, mengisahkan bahwa sesudah Pentakosta ia berangkat ke Italia, mewartakan Injil, dan wafat di Veroli, kota di Lazio, pada 22 Oktober, tanggal yang kemudian menjadi hari peringatannya. Ia dihormati sebagai pelindung Veroli sampai sekarang. Gereja-Gereja Timur memperingatinya terutama pada Minggu Para Perempuan Pembawa Mur, minggu ketiga masa Paskah, dan pada 3 Agustus.
Jangan Tertukar dengan Salome Putri Herodias
Maria Salome tidak sama dengan Salome yang menari di hadapan Herodes dan meminta kepala Yohanes Pembaptis. Injil bahkan tidak pernah menyebut nama gadis itu; ia hanya disebut “putri Herodias” (Mat 14:6; Mrk 6:22). Nama Salome untuknya baru diketahui dari sejarawan Yahudi abad ke-1, Flavius Yosefus. Salome dalam artikel ini adalah murid Yesus dan ibu dua rasul, orang yang sama sekali berbeda.
Status Peringatan dalam Kalender Gereja
Martyrologium Romanum memperingati Maria Salome pada 22 Oktober, mengikuti tradisi wafatnya di Veroli. Peringatannya tidak masuk Kalender Roma Umum, dan hidup terutama sebagai perayaan lokal, khususnya di Veroli yang ia lindungi.
Teladan Santa Maria Salome
Setia sampai di kaki salib. Ketika mengikuti Yesus tidak lagi aman dan tidak lagi menguntungkan, ia tidak pergi. Kesetiaannya diuji bukan pada mukjizat dan perjamuan, melainkan pada penyaliban dan makam.
Ibu yang belajar arti kemuliaan. Ia pernah meminta takhta bagi anak-anaknya dan menerima jawaban tentang cawan penderitaan. Hidupnya mengajarkan orang tua untuk menyerahkan ambisi mereka bagi anak kepada rencana Allah yang lebih besar.
Tanya Jawab
Siapa Santa Maria Salome?
Ia adalah murid perempuan Yesus yang disebut Injil Markus di kaki salib dan di makam pada pagi Paskah. Tradisi menyamakannya dengan ibu anak-anak Zebedeus, sehingga ia adalah istri Zebedeus serta ibu Rasul Yakobus Tua dan Rasul Yohanes. Gereja memperingatinya setiap 22 Oktober.
Apa hubungan Maria Salome dengan Bunda Maria?
Tradisi abad pertengahan menghitungnya sebagai satu dari Tiga Maria dan menyebutnya putri Santa Anna, saudara atau saudara tiri Bunda Maria. Itu adalah tradisi devosi abad pertengahan; Injil sendiri tidak menyatakan hubungan keluarga itu.
Apa bedanya dengan Salome yang meminta kepala Yohanes Pembaptis?
Keduanya orang yang berbeda. Salome penari adalah putri Herodias, dan Injil tidak pernah menyebut namanya; nama itu diketahui dari sejarawan Yosefus. Maria Salome adalah murid Yesus, saksi penyaliban dan kebangkitan, dan ibu dua rasul.
Di mana Maria Salome wafat?
Kitab Suci tidak mencatatnya. Tradisi yang dicatat Acta Sanctorum mengisahkan ia wafat di Veroli, Italia, pada 22 Oktober, dan ia menjadi pelindung kota itu.
Referensi
- Kitab Suci: Markus 15:40 dan 16:1 (Salome di kaki salib dan di makam kosong); Matius 20:20-23 (permintaan ibu anak-anak Zebedeus) dan Matius 27:56 (daftar sejajar perempuan di salib).
- Martyrologium Romanum, edisi 2004 (Libreria Editrice Vaticana), entri 22 Oktober: peringatan Santa Maria Salome, ibu para rasul Yakobus dan Yohanes.
- Acta Sanctorum, Aprilis Tomus I, komentar atas Santa Maria Kleopas (9 April): pembahasan legenda Veroli, wafatnya Salome pada 22 Oktober, dengan penilaian Acta Sanctorum sendiri bahwa kisah itu adalah legenda.
- Flavius Yosefus, Antiquitates Judaicae, Buku XVIII: penyebutan nama Salome untuk putri Herodias, sebagai pembeda dari Maria Salome sang murid Yesus.